11.14.2012

Tps Menjaga CVT Motor Matik Agar Tidak Berdecit

Pada motor-motor bertransmisi otomatis, CVT merupakan hal yang penting karena bekerja sebagi penerus daya dari mesin ke roda. Maka dari itu jangan menyepelekan hal ini.

Banyak yang beranggapan enteng pada CVT. Akibatnya pergerakan belt pada motor matiknya terasa tidak enak atau terasa tersendat-sendat dan mengakibatkan suara decitan.

Kali ini detikOto akan mencoba memberikan cara mudah untuk merawar CVT pada motor matik Anda. Ada beberapa cara mudah untuk merawat CVT pada motor matik, diantaranya :

1. Lakukan pengecekan V-belt dengan membuka baut cover CVT, lepas selang udara dengan obeng plus (laki-laki), buka mur crankshaft untuk melepas belt penggerak atau istilah mekaniknya drive belt.

Setelah semuanya terlepas, maka periksa semua part yang ada di dalamnya. Pertama cek lebar belt, usahakan tidak kurang dari 20mm, cek belt sudah retak atau tidak.

"Kalau lebar belt kurang dari 20mm berarti harus diganti. Lalu kalau sudah retak juga harus diganti karena nantinya kerja belt tersebut tidak akan normal," beber Yogi Adi Putro, kepala mekanik bengkel Barokah Motor, kepada detikOto.

2. Anda harus mengecek Roller. Pastikan roller dalam keadaan normal tidak rusak atau permukaannya tidak rata. Karena jika rusak atau tidak rata permukaanya motor Anda akan berjalan tersendat-sendat secara halus. Setelah itu, Anda cek ketebalan roller pastikan tidak kurang dari 17,5 mm.

"Kalau memang harus diganti harus 1 set. Karena kalau tidak nantinya kinerja roller itu tidak akan merata," cetusnya.

3. Usahakan setiap menempuh jarak 8.000 km Anda mengganti oli girbok dan dianjurkan untuk mengganti V-Belt jika sudah mencapai 15.000 km.

4. Filter udara pada CVT harus sering dibersihkan, minimal 3 bulan sekali atau Anda bersihkan jika melakukan servis berkala.

Nah yang paling penting, ketika musim hujan tiba seperti sekarang ini, usahakan jangan melewati genangan air yang melebihi rumah CVT. Karena, jika airnya masuk maka akan mengendap di belt atau roller. Nantinya komponen itu akan cepat rusak terkikis.

"Ini yang biasanya sering terjadi. Rumah CVT kemasukan air dibarengi dengan adanya debu. Kalau keadaan ini sudah fatal maka motor Anda akan sering mengeluarkan suara decitan," tutur pria yang akrab disapa Yogi.

"Ada baiknya setiap melakukan servis berkala, Anda meminta kepada mekaniknya untuk memeriksa CVT. Perawatan atau pengecekan rutin dapat meminimalisir terjadinya kerusakan pada CVT terutama terjadinya suara decitan," tutupnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...